"Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABAN terhadap apa yang dipimpin. Seorang suami adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka." (HR. Muslim);;********;;Firman Alah SWT: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At Tahrim 66:6);;;********;;Seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.(An-Najm: 36-41).****“Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya dan aku adalah yang terbaik daripada kamu terhadap keluargaku”. (Riwayat At-Tirmizi)***“Mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik melayani isterinya”. (Riwayat At-Tirmizi)
"HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2013

Rabu, 17 Oktober 2012

MEMBUAT NASI KUNING

Pada semester I tahun pelajaran 2012/2013 Mulok Tata Boga mengambil materi tentang Menanak Nasi Kuning. Hal ini sesuai dengan Standar Kompetensi Mulok Tata Boga kelas V Semester I
2. Siswa terampil mengolah makanan pokok
2.1 Memasak Nasi
2.1.2 Menanak Nasi Kuning.
Untuk itu pada kesempatan kali ini di entri resep makanan nasi kuning. Selamat mempraktekkan bagi siswa kelas V SD Negeri 03 Pododadi.

BAHAN :
• 1000 gr beras yang pulen
• 200 gr beras ketan
• Air untuk merendam beras (secukupnya hingga beras terendam)
• 2 sdm bubuk kunyit
• 1000 ml santan sedang ( 1 kelapa )
• 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya.
• 2 tangkai serai, dimemarkan
• 2 cm jahe, dimemarkan
• garam secukupnya
• 2 sdm air jeruk nipis
CARA MEMBUAT NASI KUNING :

  1. Rendam beras dan beras ketan dalam air yang sudah dicampur dengan kunyit bubuk Diamkan 30 menit lalu kukus selama 30 menit.
  2. Sementara itu rebus santan bersama daun jeruk, serai, jahe, dan sedikit garam sambil diaduk hingga mendidih.
  3. Masukkan beras dan masak sambil diaduk sampai air terserap.Tambahkan air jeruk nipis. Aduk rata.
  4. Kukus sampai matang. Selagi panas, cetak dalam cetakan tumpeng.
  5. Biarkan agak dingin lalu tuang ke atas tampah yang telah dihias

Rabu, 10 Oktober 2012

PENGARUH GAYA TERHADAP GERAK

Kegiatan tambahan jam pelajaran di SD Negeri 03 Pododadi pada hari Rabu, 10 Oktober 2012 adalah Mapel IPA yaitu membuat alat mainan menggunakan energi pegas.
Mainan yang dibuat pada kesempatan ini adalah membuat Traktor Pegas.
Tujuan pembelajaran : membuktikan pengaruh gaya terhadap gerak benda.
Alat dan Bahan :
  1. Botol plastik
  2. Selotif
  3. Sepasang sumpit kayu
  4. Karet gelang
  5. Gunting/pisau
  6. Dua buah triplek ukuran 2 x 6 cm
  7. Satu bak air
Langkah kerja :
  1. Perhatikan gambar berikut.
a.Baling-baling

b. Baling-baling disatukan

c. Sisipkan baling-baling pada karet gelang

  1. Triplek berbentuk persegi panjang dibelah bagian tengahnya. Kemudian, digabungkan kedua potongan triplek tersebut menjadi sebuah baling-baling. Perhatikan Gambar a.
  2. Sepasang sumpit direkatkan pada bagian depan botol dengan menggunakan selotip. Perhatikan Gambar b.
  3. Rentangkan karet pada ujung-ujung sumpit. Kemudian, sisipkan baling-baling pada karet gelang. Perhatikan Gambar c.

    Diskusikanlah bersama teman-temanmu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

    1.   Putarlah baling-baling tersebut sampai karetnya kencang. Kemudian, traktor
         pegas itu kamu masukkan ke dalam air yang ada di ember. Apa yang dapat kamu
         amati?
    2.   Apa yang menyebabkan traktor tersebut bergerak? 
Oleh  : Mustinah, S.Pd.SD

Senin, 01 Oktober 2012

MATERI PELAJARAN

PERUBAHAN PADA BENDA
Pembusukan
Penyebab Pembusukan : 
  • Bakteri, 
  • Jamur dan 
  • lingkungan lembab
Pencegahan : 
  • pengeringan, 
  • menyimpan di lemari pendingin
  • Diberi bahan pengawet
  • Menyimpan di tempat yang kedap udara
Perkaratan 
Penyebab Perkaratan : 
  • Oksigen dan 
  • air
Pencegahan :
  • Dicat
  • Disimpan di tempat kering
Pelapukan
Penyebab : 
  • Lingkungan lembab
  • Rayap
  • Jamur
Pencegahan :
  • Melapisi kayu dengan cat atau pernis
  • Merendam dalam lupur 
Oleh  : Mustinah, S.Pd.SD

Rabu, 26 September 2012

Konveksi Panas

Kegiatan di semester 1 kelas VI SD Negeri 03 Pododadi adalah melakukan pengamatan konveksi panas.
Tujuan Kegiatan :
Melalui pengamatan peserta didik dapat menjelaskan perpindahan panas secara konveksi.
Alat dan Bahan :
  • Kotak konveksi
  • Lilin dan korek api
  • koil obat nyamuk
  • penjepit rambut
Langkah Kerja :
  1. Buka tutup kotak konveksi
  2. Masukkan lilin ke dalam kotak konveksi dan letakkan di bawah cerobong A.
  3.  Nyalakan koil obat nyamuk.
Hasil Pengamatan :


No
Tindakan
Yang terjadi
Penjelasan
1
Asap obat nyamuk ditelakkan di atas cerobong lilin dengan pintu kotak terbuka





2
Asap obat nyamuk diletakkan di atas cerobong tak berlilin dengan pintu kotak terbuka






3
Asap obat nyamuk ditelakkan di atas cerobong lilin dengan pintu kotak tertutup






4
Asap obat nyamuk diletakkan di atas cerobong tak berlilin dengan pintu kotak tertutup






 



Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

Senin, 17 September 2012

TAMBAHAN JAM PELAJARAN

Dalam rangka persiapan Ujian Nasional tahun pelajaran 2012/2013, SD Negeri 03 Pododadi telah mulai mengadakan tambahan jam pelajaran. Tambahan jam pelajaran tersebut dimulai sejak awal bulan September 2012 dengan mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Indonesia.

Adapun guru pengampu masing-masing mapel adalah sebagai berikut :
  1. Pengampu Matematika Bapak Kusnaryo (Kepala Sekolah)
  2. Pengampu Ilmu Pengetahuan Alam Mustinah, S.Pd.SD (Guru kelas V)
  3. Pengampu Bahasa Indonesia Dwi Ani Susiwi, SPd.SD (guru kelas VI)
Target dari pelaksanaan Tambahan jam pelajaran adalah SUKSES di UN tahun 2012/2013.
Tambahan jam pelajaran dilaksanakan setiap hari mulai pukul 13.00 - 15.00 WIB, sehubungan SDN 03 Pododadi akan direhab maka pelaksanaan Tambahan jam pelajaran mulai pukul 08.00 - 10.00 WIB.
Satu pesan yang ingin disampaikan kepada seluruh wali murid bahwa keberhasilan UN tergantung kepada peserta didik didukung oleh : guru, sarana dan prasarana, pemerintah, orang tua dan masyarakat
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Kelas VI SDN 03 Pododadi


Selasa, 11 September 2012

Pengumuman Pelaksanaan Ujian Ulang I PLPG Tahun 2012

Kami sampaikan dengan hormat sistem pelaksanaan ujian ulang 1 dan  ruang untuk ujian ulang 1. Sistem pelaksanaan sebagai berikut:
1. Untuk peserta yang mengulang SUTN dilaksanakan mulai jam 08.00 wib s.d 10.00 wib.
2. Untuk peserta yang mengulang SUTN dan SUTL sebagai berikut:
    a. Ujian mengulang SUTN dilaksanakan mulai jam 08.00 wib s.d 10.00 wib.
    b. Ujian mengulang SUTL dilaksanakan mulai jam 10.30 wib s.d 11.50 wib.

Adapun ruang ujian ulang dapat diklik di bawah ini:
1. Mengulang SUTN
    a. Guru Kelas SD
    b. Guru Kelas TK
    c. Guru Penjas
    d. Guru IPA, IPS dan Matematika (campuran)
2. Mengulang SUTL
    a. Guru Kelas SD
    b. Guru Penjas
    c. Guru Kelas TK, SD, IPA, IPS dan Matematika (campuran)
sumber: http://portofolioguru.unnes.ac.id/asg_2010/

Senin, 13 Agustus 2012

Pesantren Kilat

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Bulan penuh ampunan. Pada kesempatan ini SD Negeri 03 Pododadi menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat yang diketuai oleh Daryati, S.Pd.I. Daryati,S.Pd.I adalah guru pendidikan agama Islam di SD Negeri 03 Pododadi.

Dalam pelaksanaan pesantren kilat tersebut tercatat sejumlah guru sebagai pengampu materi pesantren yang terdiri atas guru-guru pendidik di SD Negeri 03 Pododadi.

Pesantren kilat dilaksanakan sejak hari Kamis, 9 Agustus 2012 sampai dengan 11 Agustus 2012, dimulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 11.25 WIB dengan materi yang sesuai kebutuhan sehari-hari peserta didik.

Tujuan Pesantren kilat tersebut adalah menerapkan kebiasaan Islami sehari-hari pada peserta didik, sehingga bukan hanya teori saja yang mereka dapatkan akan tetapi kesempatan mempraktekkan dan menerapkan teori tersebut dalam kehidupan sehari-hari pun mereka dapatkan.Justru kesempatan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari tersebut langkah yang paling tepat untuk pembelajaran peserta didik sehingga langsung terpatri dan dapat dirasakan manfaatmya bagi mereka.
Ajaran agama bukan untuk dihafalkan akan tetapi untuk diamalkan.

Oleh  : Mustinah, S.Pd.SD