Pada hari ini Sabtu, 8 Juni 2013 telah diumumkan dari Jateng, kelulusan peserta didik di SD Negeri 03 Pododadi. Adapun daftar peserta didik dan hasil UN adalah sebagai berikut :
Bersama blog ini kami menggali, menimba, mengembangkan diri, memiliki dan Menjadi DIRI SENDIRI
Tampilkan postingan dengan label Ujian Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ujian Sekolah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 08 Juni 2013
Minggu, 05 Mei 2013
Ujian Nasional
Besok pagi seluruh peserta didik kelas 6 Sekolah Dasar mengikuti Ujian Nasional sriecara serentak di 33 Provinsi. Kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu ditunggu dan dipersiapkan oleh segenap peserta, pendidik dan wali murid. Banyak hal yang dilaksanakan untuk menyukseskan Ujian Nasional dari mengikuti pelajaran tambahan di sekolah, mengikuti bimbel di luar sekolah dan tak lupalah doa orang tua yang selalu dipanjatkan mengiringi langkah putra-putri mereka mengikuti Ujian Nasional.
Jumat, 12 April 2013
Soal Prediksi UN SD/MI
Untuk membantu belajar peserta didik, orang tua, serta guru, banyak
ditemukan buku-buku yang berisi kumpulan soal try out dan prediksi UN
SD/MI 2013. Dengan terus berlatih mengerjakan soal UN yang sesuai dengan
kisi-kisi akan membuat lebih siap peserta didik menghadapi ujian
nasional dan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut adalah kumpulan
soal prediksi UN SD/MI tahun 2013.
Rabu, 10 April 2013
Ujian Praktik
Senin, 8 April 2013 sampai dengan Sabtu, 13 April 2013 SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan ujian praktik untuk siswa kelas VI tahun 2012/2013.
Hari ini Rabu, 10 April 2013 SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam. Praktik yang dilaksanakan untuk mapel IPA adalah mencangkok dan uji amilum.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
![]() |
| Mengamati perubahan |
![]() |
| Menetesi |
![]() |
| Mencatat hasil pengamatan |
![]() |
| Menetesi |
![]() |
| Mencatat hasil pengamatan |
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Jumat, 15 Maret 2013
TRY OUT II KEMBALI PERINGKAT PERTAMA
![]() |
| Peserta UN |
![]() |
| Haiii... |
SD Negeri 03 Pododadi kembali mendulang keberhasilan pada pelaksanaan Try Out II. Pada kesempatan itu SD Negeri 03 Pododadi berhasil meraih peringkat I tingkat kecamatan Karanganyar seperti keberhasilannya di Try Out I.
![]() |
| upsss....salah..... |
Nilai rata-rata yang dicapai oleh SD Negeri 03 Pododadi adalah sebagai berikut. Bahasa Indonesia pada try Out I dengan rata-rata 7,68 meningkat menjadi 7,9 pada Tty Out II. Rata-rata Mapel Matematika mencapai rata-rata 6,75 pada Try Out I menjadi 6,79 pada Try Out II. Dan Mapel IPA dengan rata-rata 6,32 pada Try Out I menjadi 6,77 pada Try Out II.
Nilai Mapel Matematika tertinggi 9,75 atas nama Tedi Irfansah, Bahasa Indonesia 8,80, dan IPA 8,25 atas nama Putri Fadilah.
![]() |
| Oke.... |
Selamat Berjuang dan Sukses di Try Out III 18-20 Maret 2013.
Tak usah kau pedulikan gedungmu yang berantakan...
teruslah perjuangkan nasibmu di Try Out dan UN.
Biarkan gedungmu berantakan itu urusan pemborong kepada Tuhan
Pemborong yang telah membuat gedungmu DIPERBAIKI SEMAKIN MEMPRIHATINKAN
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Rabu, 20 Februari 2013
Peringkat I se-UPT Dindikbud Karanganyar
Penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2012/2013 telah memasuki tahap ujian sekolah untuk kelas VI SD. Pada tahapan pelaksanaan Ujian Sekolah tersebut, SD Negeri 03 Pododadi telah melaksanakan Try Out I pada tanggal 28 sampai dengan 30 Januari 2013. Hasil dari pelaksanaan Try Out tahap I tersebut SD Negeri 03 Pododadi mencapai peringkat I rata-rata tertinggi se-UPT Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar.
Pencapaian prestasi SD Negeri 03 Pododadi dicapai melalui perjuangan panjang. Demi mencapai keberhasilan UN SD Negeri 03 Pododadi telah melaksanakan tambahan jam pelajaran sejak semester pertama untuk kelas VI. Keberhasilan ini didukung oleh banyak pihak, pertama: pihak pendidik dan peserta didik yang punya kemauan untuk sukses dalam UN 2012/2013; kedua, wali murid yang selalu mendukung langkah-langkah mencapai sukses.
Try Out II telah dilaksanakan 18 Pebruari 2013 dan berakhir 20 Pebruari 2013. Menurut hasil prediksi ada peningkatan nilai try Out II dari nilai Try Out I. Mudah-mudahan dengan peningkatan nilai prediksi tersebut akan meningkatkan nilai rata-rata Try Out II dari Try Out I. Doa selalu diharapkan dari keluarga besar SD Negeri 03 Pododadi dan segenap wali muridnya demi sukses Ujian Nasional 2012/2013.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Kamis, 21 Juni 2012
PERPISAHAN KELAS VI SD NEGERI 03 PODODADI 2011/2012
![]() |
| Drum Band |
Pra acara tersebut dimulai pukul 08.00WIB dengan tampilan Drum Band SD Negeri 03 Pododadi dengan peserta siswa kelas IV - VI. Drum Band mengelilingi SD dan beratraksi di panggung sambil menunggu tamu undangan hadir semua.
Acara sesungguhnya dimulai pukul 09.00WIB dibuka oleh Bapak Dalari selaku ketua panitia perpisahan sekaligus ketua Komite SD Negeri 03 Pododadi. Dalam kesempatan tersebut Bapak Dalari menyampaikan prestasi-prestasi yang sempat ditoreh oleh SD Negeri 03 Pododadi dan guru-gurunya selama kurun waktu 2011/2012. Dan menyampaikan terima kasih, pesan dan harapan semoga prestasi tersebut dapat ditingkatkan untuk tahun yang akan datang.
![]() |
| Bapak Dalari |
Dalam kesempatan ini sambutan Bapak Drs. Suhardjo sebagai Pengawas TK/SD yang mewakili ketua UPT Dindikbud Karanganyar menyampaikan prestasi-prestasi yang selama ini dicapai oleh SD Negeri 03 Pododadi dan berharap untuk ditingkatkan dengan segenap perjuangannya melalui berbagai cara menyukseskan ujian nasional, misalnya melalui les dan karantina.
![]() |
| Drs. Suhardjo |
Pada kesempatan ini SD Negeri 03 Pododadi menyampaikan peringkat kejuaran dalam kelas masing-masing dalam kenaikan kelas tahun 2011/2012, dengan hadiah sederhana berupa alat tulis.
![]() |
| Pembagian hadiah Kejuaraan |
![]() |
| Baju Sunatan |
![]() |
| "Suster Ngesot" dlm Baju malam |
Dalam tampilan Show pakaian ini, mengejutkan "orang yang tertidur" dengan kehadiran "suster ngesot dan pocong" pada tampilan pakaian malam.
![]() |
| Tangis untuk Bunda |
Bunda kala lelah berguyur peluh engkau pulang tanpa keluh, menanyakan apakah kami telah makan bukannya menyampaikan bahwa ibu lelah bekerja seharian.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Minggu, 17 Juni 2012
Hasil Ujian Nasional
Hasil Ujian Nasional SD telah diumumkan tanggal 16 Juni 2012. SD Negeri 03 Pododadi meraih peringkat 2 se-UPT Dindikbud Karanganyar. Prestasi ini untuk orang lain mungkin tidak membanggakan akan tetapi bagi SD Negeri 03 Pododadi prestasi ini sangat membanggakan. Karena untuk meraih prestasi ini penuh dengan rangkaian perjuangan yang banyak menyita waktu dan tenaga.
Pemberian pelajaran tambahan sudah dimulai sejak awal tahun ajaran baru sampai pelaksanaan Ujian Nasional. Pemberi pelajaran tambahan 2 guru untuk 2 mapel dan 1 kepala sekolah untuk mapel Matematika. Penghargaan tersendiri untuk kepala sekolah. Pada umumnya yang berkiprah dalam pemberian pelajaran tambahan adalah guru, akan tetapi kepala SD Negeri 03 Pododadi berkenan untuk terjun langsung memberi pelajaran tambahan. Kerja beliau sebagai kepala sekolah bukan hanya memerintah saja akan tetapi langsung memberi contoh kongkrit dalam pelajaran tambahan.
Upaya SD Negeri 03 Pododadi dalam mensukseskan Ujian Nasional adalah dengan pelaksanaan Karantina. Malam hari H pelaksanaan Ujian peserta UN dikarantina di SD. Mereka belajar dalam bimbingan, pengawasan dan pengarahan guru pengampu mapel UN.
Jadi perjuangan SD Negeri 03 Pododadi dalam menghadapi UN adalah perjuangan yang tidak instan, perjuangan yang tidak kilat dan perjuangan yang tidak adakadabra.
Sukses untuk SD Negeri 03 Pododadi. Inilah hasil PERJUANGANmu.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Pemberian pelajaran tambahan sudah dimulai sejak awal tahun ajaran baru sampai pelaksanaan Ujian Nasional. Pemberi pelajaran tambahan 2 guru untuk 2 mapel dan 1 kepala sekolah untuk mapel Matematika. Penghargaan tersendiri untuk kepala sekolah. Pada umumnya yang berkiprah dalam pemberian pelajaran tambahan adalah guru, akan tetapi kepala SD Negeri 03 Pododadi berkenan untuk terjun langsung memberi pelajaran tambahan. Kerja beliau sebagai kepala sekolah bukan hanya memerintah saja akan tetapi langsung memberi contoh kongkrit dalam pelajaran tambahan.
Upaya SD Negeri 03 Pododadi dalam mensukseskan Ujian Nasional adalah dengan pelaksanaan Karantina. Malam hari H pelaksanaan Ujian peserta UN dikarantina di SD. Mereka belajar dalam bimbingan, pengawasan dan pengarahan guru pengampu mapel UN.
Jadi perjuangan SD Negeri 03 Pododadi dalam menghadapi UN adalah perjuangan yang tidak instan, perjuangan yang tidak kilat dan perjuangan yang tidak adakadabra.
Sukses untuk SD Negeri 03 Pododadi. Inilah hasil PERJUANGANmu.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Rabu, 09 Mei 2012
Ujian Nasional Sekolah Dasar sudah menjadi kegiatan rutin tahunan. Karantina juga merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan SD Negeri 03 Pododadi mengiringi kegiatan UN.
Karantina dilaksanakan atas keputusan rapat sekolah dengan wali murid kelas VI yang dilaksanakan menjelang Ujian Nasional. Di dalam rapat yang mengagendakan menyukseskan Ujian Nasional di SD Negeri 03 Pododadi tersebut menampung saran dan pendapat dari guru dan wali murid dengan tujuan untuk mengantarkan peserta didik SUKSES dalam ujian nasional.
Karantina dilaksanakan dengan alasan, (1) peserta didik lebih terarah dan ada yang mengarahkan dalam belajar; (2) mengurangi bermain peserta didik dan lebih terfokus pada menghadapi Ujian Nasional; (3) sebagai sarana memberi kesempatan peserta didik mencapai keberhasilan.
Ada segelintir orang yang mengatakan pelaksanaan karantina adalah korban ambisi guru. Ambisi yang mana ? Seorang guru mengharapkan keberhasilan pada peserta didik adalah guru yang sebenarnya. Adalah seorang guru yang bertanggung jawab terhadap tugasnya yang tidak hanya mengajar dan mendidik, namun membimbing, membina, mengarahkan dan menilai. Hal tersebut adalah tugas seorang guru sebagai guru profesional. Seperti yang tertuang dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2005 pasal 1, "Guru adallah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik ...."
Untuk melakanakan tugasnya sebagai seorang pendidik profesional tersebut, guru mengambil beberapa langkah yang tidak hanya diputuskan sendiri. Langkah tersebut diputuskan bersama komite dan wali murid dalam sebuah rapat. Keputusan pengambilan tindakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, baik dari situasi dan kondisi peserta didik, lingkungan masyarakat dan sekolah, termasuk sarana dan prasarana yang mendukung. Jadi keputusan karantina bukanlah ambisi guru, akan tetapi perwujudan rasa tanggung jawab guru, komite dan wali murid dalam mengantarkan peserta didik pada tahap keberhasilan. Dan lebih dari itu, dari hasil wawancara terhadap peserta didik, mereka merasa senang dengan diadakan karantina. Menurut mereka, (1) dapat belajar bersama teman; (2) belajar dalam suasana yang berbeda dari biasanya itu lebih menarik; (3) peserta didik tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas, karena pelaksanaan karantina diselingi permainan sambil belajar. Guru profesional mempunyai tugas mengarahkan dan melatih. Tugas tersebutlah yang sedang dilaksanakan dalam karantina, dan peserta didik mempunyai hak untuk mencapai keberhasilan dalam pendidikan.
SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan karantina mulai Minggu, 6 Mei 2012 pukul 07.30 WIB dan akan berakhir Rabu, 9 Mei 2012 pukul 11.00 WIB. Selama karantina peserta didik belajar dan melaksanakan segala kegiatan termasuk tidur di sekolah, di ruang yang telah disediakan. Ruang kelas yang biasanya dipergunakan untuk pembelajaran kelas I-V, sekarang dipergunakan sepenuhnya untuk kegiatan karantina, kelas I-V belajar di rumah selama 3 hari.
Pengampu mapel dalam karantina adalah guru SD Negeri 03 Pododadi yang telah diputusakan sebagai guru mapel dalam mensukseksan Ujian Nasional. Mereka datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sekolah, dengan rencana, metode dan model pembelajaran yang telah dirancang masing-masing guru pengampu. Untuk mapel Bahasa Indonesia diampu oleh Ibu Dwi Ani Susiwi, S.Pd.SD(guru kelas VI), mapel Matematika diampu oleh Bapak Kusnaryo (Kepala Sekolah), dan mapel IPA diampu oleh Ibu Mustinah, S.Pd.SD (guru kelas V).
Kegiatan inilah sebagai rasa TANGGUNG JAWAB guru profesional. Sukses untuk guru profesional.
![]() |
| Suasana malam karantina |
Karantina dilaksanakan dengan alasan, (1) peserta didik lebih terarah dan ada yang mengarahkan dalam belajar; (2) mengurangi bermain peserta didik dan lebih terfokus pada menghadapi Ujian Nasional; (3) sebagai sarana memberi kesempatan peserta didik mencapai keberhasilan.
![]() |
| Siap menerima pembelajaran dengan media LCD |
Untuk melakanakan tugasnya sebagai seorang pendidik profesional tersebut, guru mengambil beberapa langkah yang tidak hanya diputuskan sendiri. Langkah tersebut diputuskan bersama komite dan wali murid dalam sebuah rapat. Keputusan pengambilan tindakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, baik dari situasi dan kondisi peserta didik, lingkungan masyarakat dan sekolah, termasuk sarana dan prasarana yang mendukung. Jadi keputusan karantina bukanlah ambisi guru, akan tetapi perwujudan rasa tanggung jawab guru, komite dan wali murid dalam mengantarkan peserta didik pada tahap keberhasilan. Dan lebih dari itu, dari hasil wawancara terhadap peserta didik, mereka merasa senang dengan diadakan karantina. Menurut mereka, (1) dapat belajar bersama teman; (2) belajar dalam suasana yang berbeda dari biasanya itu lebih menarik; (3) peserta didik tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas, karena pelaksanaan karantina diselingi permainan sambil belajar. Guru profesional mempunyai tugas mengarahkan dan melatih. Tugas tersebutlah yang sedang dilaksanakan dalam karantina, dan peserta didik mempunyai hak untuk mencapai keberhasilan dalam pendidikan.
SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan karantina mulai Minggu, 6 Mei 2012 pukul 07.30 WIB dan akan berakhir Rabu, 9 Mei 2012 pukul 11.00 WIB. Selama karantina peserta didik belajar dan melaksanakan segala kegiatan termasuk tidur di sekolah, di ruang yang telah disediakan. Ruang kelas yang biasanya dipergunakan untuk pembelajaran kelas I-V, sekarang dipergunakan sepenuhnya untuk kegiatan karantina, kelas I-V belajar di rumah selama 3 hari.
Pengampu mapel dalam karantina adalah guru SD Negeri 03 Pododadi yang telah diputusakan sebagai guru mapel dalam mensukseksan Ujian Nasional. Mereka datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sekolah, dengan rencana, metode dan model pembelajaran yang telah dirancang masing-masing guru pengampu. Untuk mapel Bahasa Indonesia diampu oleh Ibu Dwi Ani Susiwi, S.Pd.SD(guru kelas VI), mapel Matematika diampu oleh Bapak Kusnaryo (Kepala Sekolah), dan mapel IPA diampu oleh Ibu Mustinah, S.Pd.SD (guru kelas V).
Kegiatan inilah sebagai rasa TANGGUNG JAWAB guru profesional. Sukses untuk guru profesional.
Rabu, 11 Mei 2011
Ujian dan Karantina
| SD Negeri 03 Pododadi |
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sejak 10 Mei 2011 disambut dengan penuh semangat. Motivasi yang sangat tinggi membuat satuan pendidikan mempersiapkan pelaksanaan UN dengan berbagai cara demi menyukseskan UN. Tidak ketinggalan SD Negeri 03 Pododadi di UPT Pendidikan Karanganyar. Dalam menyongsong UN SD Negeri 03 Pododadi menyelenggarakan Karantina bagi siswa kelas VI peserta UN. Tujuan pelaksanaan karantina adalah mempersiapkan siswa semaksimal mungkin sehingga SUKSES dalam UN.
| Mohon doa restu |
Karantina bukanlah tahun ini saja dilaksanakan, tahun pelajaran 2009/2010 pun SD Negeri 03 Pododadi sudah melaksanakan karantina bagi siswa kelas VI pada malam H. Untuk tahun ajaran 2010/2011 Karantina dilaksanakan sejak tanggal 9 Mei 2011 pagi dan berakhir pada Kamis, 12 Mei 2011 pukul 11 siang. Jadwal karantina telah disusun sedemikian rupa sehingga siswa memperoleh kemantapan tidak hanya dalam bidang studi yang akan di UN kan namun mental mereka juga dipersiapkan. Materi yang mereka peroleh selama karantina adalah olahraga, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, sholat, membaca Al-Quran/hafalan Al-Quran, Taubat pada Allah.
Sebelum siswa berangkat karantina, siswa diwajibkan sungkem kepada kedua orang tua dan mencium kaki kedua orang tua. Selain meminta maaf mereka juga diwajibkan meminta doa restu demi keberhasilan mereka dalam UN. Nasehat dan pesan pun disampaikan oleh orang tua sebagai bekal yang mampu memperkuat batin mereka dalam melaksanakan UN.
| Makan malam |
Dengan membawa restu orang tua mereka siap menerima binaan dari sekolah. Dengan menggunakan jadwal materi yang bervariasi tidak terpaku pada mapel saja maka siswa dapat melaksanakan dengan baik. Kepenatan dalam belajar mapel dapat dinetralisir dengan istirahat. Sholat, membaca Al-Quran, dan kultum dapat mendekatkan mereka kepada Allah sehingga mereka menyadari bahwa hanya Allah yang dapat menolong mereka dalam menjalankan tugas. Sedang usaha yang harus mereka jalankan adalah usaha yaitu dengan belajar sungguh-sungguh dan berdoa. Keadaan seperti ini membuat hati mereka tenang.
Suasana kembali gempita saat giliran makan malam. Tanpa menanggalkan peci mereka langsung mengambil jatah makan dan segelas teh, dan membawanya ke ruang makan. Tanpa melupakan berdoa mereka menyantap makan malam dengan nikmat.
Setelah makan malam mereka menunggu sholat Isya sambil memanfaatkan waktu dengan bersenda gurau bersama teman. Keceriaan selalu nampak di wajah mereka, wajah tanpa beban berat karena ada kesempatan cukup bagi mereka untuk istirahat.
Mereka kembali berhamburan begitu mendengar suara adzan Isya. Mereka bersama menuju ke Masjid yang tidak jauh dari tempat karantina (SD).
| Makan malam siswa putri |
Pukul 17.30 WIB mereka menerima pembinaan mapel yang akan diujikan esok hari. Pembinaan ini berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, setelah itu mereka istirahat/tidur dan akan kembali bangun pada pukul 04.00 WIB untuk mempersiapkan sholat subuh dan belajar mapel secara mandiri. Untuk materi belajar mandiri siswa mengerjakan tugas yang sudah dipersiapkan oleh guru pembimbing.
Kegiatan ini berlangsung selama pelaksanaan karantina, dengan harapan mereka mencapai SUKSES dalam UN. Selamat menjalankan tugas tunas-tunas bangsa, sukses selalu menyertai orang-orang yang gigih berusaha.
Oleh : Mustinah, S.Pd.SD
Langganan:
Postingan (Atom)





















