"Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABAN terhadap apa yang dipimpin. Seorang suami adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka." (HR. Muslim);;********;;Firman Alah SWT: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At Tahrim 66:6);;;********;;Seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.(An-Najm: 36-41).****“Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya dan aku adalah yang terbaik daripada kamu terhadap keluargaku”. (Riwayat At-Tirmizi)***“Mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik melayani isterinya”. (Riwayat At-Tirmizi)
"HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2013
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

Jangan Lupa

Segelintir orang melalaikan keluarga
Dengan bangga memenuhi nafsu diri dan lupakan tanggung jawabnya
Boleh lega dirimu di dunia
Boleh nepuk dada telah habiskan gaji sepanjang masa 
Boleh nepuk dada telantarkan kwajibannya

Allah Maha Kuasa
Tak pernah tidur dan tak pernah Lupa
Ketika nyawa meregang....
Kau bayar semua dosa..

Senin, 12 Agustus 2013

Tak Tercecer

Percayalah
syaitan sibuk menyeretmu dalam jeratnya
jerat yang membawamu menemani di neraka
tetaplah kuat dalam ikatan Tuhan Yang Maha Kuasa

buang jauh inginmu membencinya
marahmu, bencimu, cacimu..
adalah pintu-pintu neraka
bukan hanya dia ..kau juga sama dengannya karnanya

Minggu, 04 Agustus 2013

Ke Mana Kelak Kami Pulang

ketika datang satu berita
rumahku akan sirna tanpa nama
tanah dan gedung ada tapi milik orla
sepi tanpa makna

akankah begitu SD ku taman ilmu,,???
benarkah kau akan sirna tanpa nama
benarkah kau ada bukan milik kita ..?
benarkah kau tegak berdiri tapi sunyi tanpa  huni..???

Minggu, 21 Juli 2013

Ya Allah

Allah...
Ketika nafas ditarik, merasa semua hak milik
Ketika mata dibuka, yang ada harta, tahta dan segala
Ketika telinga mendengar, mengejar...melanggar...tanpa gentar
Tak peduli dosa..dosa...dan dosa..

Allah...
Mata boleh terbuka tapi sebenarnya buta
Telinga boleh mendengar tapi sebenarnya tersumpal
Sehingga mulut bicara "asal"
Mengaku dirinya benar, besar, pintar..
Yang lain bukan apa-apa, bukan siapa-siapa
Tak ada artinya

Sabtu, 20 Juli 2013

Alhamdulilah

Allah....
Betapa bahagia ketika suara adzan maghrib tiba
Kumandang dari masjid betapa lembutnya
Lembut menyejukkan hati dan jiwa
Minuman segar halal mengaliri kering kerongkongan segera

Allah ...
Kebahagiaan yang pertama karna puasa telah hamba terima
Kebahagiaan ketika datang berbuka
Kelak ada kebahagiaan di sana
Seperti yang telah Engkau Firmankan dalam Qitab mulia

Allah...
Terima kasih atas segala limpahan rahmat pada hamba
Yang datang dari arah diduga dan tiada diduga
Limpahan iman hamba pada Engkau Sang Pencipta
Limpahan ketenangan menerima dan mensyukuri atas segala

Jumat, 12 Juli 2013

Syukur pada-Mu

Pagi ini tenang..terang...tanpa beban dan penuh keikhlasan
Engkau Maha Kuasa Ya Allah..Yang Maha Menyaksikan
Engkau lepaskan kerikil-kerikil runyam dalam kehidupan
Engkau padamkan bara-bara sengatan yang menyakitkan
Engkau siramkan air salju yang menyejukkan
Engkau buka penutup mata..hingga terpampang ke depan

Minggu, 21 April 2013

Gelap dan Terang

Habis gelap terbitlah terang, itu hasil perjuangan sang Kartini
Kini gelap dan terang juga dijalani sang istri dalam KDRT raga dan hati
Kini gelap terang dijalani sang istri dalam senyum menutup aib suami
Kini gelap terang dijalani sang ibu dalam mencari sesuap nasi karna sang ayah tak peduli

Jumat, 22 Maret 2013

TAK TAHU DIRI

Gaji cepat-cepat ingin dipenuhi
Data sertifikasi ingin cepat-cepat diisi..
Data baru suruh secepat kilat diperbaiki
Agar dana sertifikasi cepat pula mengaliri..

Tapi mengapa mata rapat engkau tutupi
Tapi mengapa telinga tebal engkau sumpali..
Tapi mengapa tangan erat engkau ikati..
Sehingga banyak tugas di kantor SD mu..engkau lewati..TAK PEDULI...

Kau biarkan guru lain penuh dengan kesibukan..
Kau biarkan guru lain bersimbah peluh berlarian...
Kau biarkan guru lain teseok dalam mengerjakan
Mengerjakan tugas sekolahan...

Duduk manis melihat temanmu menangis...
Duduk santai melihat temanmu terbantai..
Tertawa lebar melihat temanmu terkapar..
Ketika datamu tak lengkap mengapa engkau BERKOAR..???

Hak engkau tuntut dengan berkacak...
Kalau tak datang hak..engkau teriak-teriak....
Kala belum masuk data sertifikasi engkau lari ke sana-ke mari
Kala sertifikasi terdahului..kau terbirit kencing berdiri...

Engkaulah orang-orang yang TAK TAU DIRI...
Manusiakah atau benda mati...??

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

KANTOR ATAU RUMAH SAKIT ???

Guru memang profesi, yang bertugas membimbing siswa-siswi
Dalam membimbing banyaklah bukti yang direncana atau terlewati
Juga banyak hal yang harus diurusi
Demi sukses dalam membimbing siswa-siswi

Tugas di kantor yang tak punya tenaga administrasi
Memang guru juga yang harus mengurusi
Dari membuat rencana sampai laporan kegiatan,
Juga melaporkan inventaris sekolah sampai pendataan online..

Mengapa ada guru yang enggan dengan tugas sampingan
Yang lebih enak mengajar saja tanpa membantu administrasi..
Yang lebih suka melihat guru lain padat pekerjaan administrasi sekolah
Dengan alasan sejuta rasa...

Mereka bilang aku sakit ayan tak bisa mengerjakan
aku sakit jantungan....tak bisa mengerjakan
aku sakit lupaan.... tak bisa berfikiran
aku sakit....

Ini kantor ataukah RUMAH SAKIT....??????

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

Sabtu, 25 Juni 2011

Tangisku buat Guruku


Saat aku membutuhkanmu
Disaat aku terpanggang dalam kesulitanku
Kesulitanku menempuh ujian nasional ku
Kenapa engkau guru
Kenapa engkau biarkan aku dalam kebingunganku
Kenapa engkau biarkan aku sendiri tanpa tahu
Kenapa engkau biarkan aku terseok meraih tepiku
Kenapa engkau tega guruku

Jangan biarkan orang menghancurkan diriku
Jangan biarkan orang mengelabuimu
Hanyalah taktik mereka hingga engkau putus asa
dan membiarkan aku sendiri tanpa engkau bina
Kenapa engkau benci mereka tapi aku jadi korban segalanya??

Mereka tak tahu betapa engkau amat berharga
Mereka tak pernah tahu betapa kami sangat membutuhkanmu
Mereka tak boleh mengaturmu, apalagi menghinamu
Karna mereka tak tahu..tak pernah tahu
bahwa engkau tongkat segala keberhasilan kami
Mereka tak pernah tahu tapi sok tahu
Mereka tak pernah tahu tapi sok mengaturmu
mereka tak pernah tahu tapi sok menghinamu

Akulah korban dari semua
akulah korban dari kebodohan mereka
akulah korban dari sikap sok mereka
akulah korbannya wahai guru

Apakah engkau tega melihatku
Melihatku dalam kegagalan UN-ku
Apakah engkau tak mau melihatku wahai guru
Apakah engkau telah rela dengan kehancuranku..???

Terduduk sesal kini diriku wahai guruku..
Tak bisa kuraih nilai maksimalku..
Engkau menangis melihatku menangis
Mengapa harus begini wahai guruku..

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD