"Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABAN terhadap apa yang dipimpin. Seorang suami adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka." (HR. Muslim);;********;;Firman Alah SWT: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At Tahrim 66:6);;;********;;Seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.(An-Najm: 36-41).****“Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya dan aku adalah yang terbaik daripada kamu terhadap keluargaku”. (Riwayat At-Tirmizi)***“Mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik melayani isterinya”. (Riwayat At-Tirmizi)
"HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2013

Minggu, 17 Juni 2012

Hasil Ujian Nasional

Hasil Ujian Nasional SD telah diumumkan tanggal 16 Juni 2012. SD Negeri 03 Pododadi meraih peringkat 2 se-UPT Dindikbud Karanganyar. Prestasi ini untuk orang lain mungkin tidak membanggakan akan tetapi bagi SD Negeri 03 Pododadi prestasi ini sangat membanggakan. Karena untuk meraih prestasi ini penuh dengan rangkaian perjuangan yang banyak menyita waktu dan tenaga.

Pemberian pelajaran tambahan sudah dimulai sejak awal tahun ajaran baru sampai pelaksanaan Ujian Nasional. Pemberi pelajaran tambahan 2 guru untuk 2 mapel dan 1 kepala sekolah untuk mapel Matematika. Penghargaan tersendiri untuk kepala sekolah. Pada umumnya yang berkiprah dalam pemberian pelajaran tambahan adalah guru, akan tetapi kepala SD Negeri 03 Pododadi berkenan untuk terjun langsung memberi pelajaran tambahan. Kerja beliau sebagai kepala sekolah bukan hanya memerintah saja akan tetapi langsung memberi contoh kongkrit dalam pelajaran tambahan.

Upaya SD Negeri 03 Pododadi dalam mensukseskan Ujian Nasional adalah dengan pelaksanaan Karantina. Malam hari H pelaksanaan Ujian peserta UN dikarantina di SD. Mereka belajar dalam bimbingan, pengawasan dan pengarahan guru pengampu mapel UN.

Jadi perjuangan SD Negeri 03 Pododadi dalam menghadapi UN adalah perjuangan yang tidak instan, perjuangan yang tidak kilat dan perjuangan yang tidak adakadabra.

Sukses untuk SD Negeri 03 Pododadi. Inilah hasil PERJUANGANmu.

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

Rabu, 09 Mei 2012

SUKSES UJIAN NASIONAL

Ujian Nasional Sekolah Dasar sudah menjadi kegiatan rutin tahunan. Karantina juga merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan SD Negeri 03 Pododadi mengiringi kegiatan UN.

Suasana malam karantina
Karantina dilaksanakan atas keputusan rapat sekolah dengan wali murid kelas VI yang dilaksanakan menjelang Ujian Nasional. Di dalam rapat yang mengagendakan menyukseskan Ujian Nasional di SD Negeri 03 Pododadi tersebut menampung saran dan pendapat dari guru dan wali murid dengan tujuan untuk mengantarkan peserta didik SUKSES dalam ujian nasional.

Karantina dilaksanakan dengan alasan, (1) peserta didik lebih terarah dan ada yang mengarahkan dalam belajar; (2) mengurangi bermain peserta didik dan lebih terfokus pada menghadapi Ujian Nasional; (3) sebagai sarana memberi kesempatan peserta didik mencapai keberhasilan.

Siap menerima pembelajaran dengan media LCD
Ada segelintir orang yang mengatakan pelaksanaan karantina adalah korban ambisi guru. Ambisi yang mana ? Seorang guru mengharapkan keberhasilan pada peserta didik adalah guru yang sebenarnya. Adalah seorang guru yang bertanggung jawab terhadap tugasnya yang tidak hanya mengajar dan mendidik, namun membimbing, membina, mengarahkan dan menilai. Hal tersebut adalah tugas seorang guru sebagai guru profesional. Seperti yang tertuang dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2005 pasal 1, "Guru adallah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik ...."

Untuk melakanakan tugasnya sebagai seorang pendidik profesional tersebut, guru mengambil beberapa langkah yang tidak hanya diputuskan sendiri. Langkah tersebut diputuskan bersama komite dan wali murid dalam sebuah rapat. Keputusan pengambilan tindakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, baik dari situasi dan kondisi peserta didik, lingkungan masyarakat dan sekolah, termasuk sarana dan prasarana yang mendukung. Jadi keputusan karantina bukanlah ambisi guru, akan tetapi perwujudan rasa tanggung jawab guru, komite dan wali murid dalam mengantarkan peserta didik pada tahap keberhasilan. Dan lebih dari itu, dari hasil wawancara terhadap peserta didik, mereka merasa senang dengan diadakan karantina. Menurut mereka, (1) dapat belajar bersama teman; (2) belajar dalam suasana yang berbeda dari biasanya itu lebih menarik; (3) peserta didik tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas, karena pelaksanaan karantina diselingi permainan sambil belajar. Guru profesional mempunyai tugas mengarahkan dan melatih. Tugas tersebutlah yang sedang dilaksanakan dalam karantina, dan peserta didik mempunyai hak untuk mencapai keberhasilan dalam pendidikan.

SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan karantina mulai Minggu, 6 Mei 2012 pukul 07.30 WIB dan akan berakhir Rabu, 9 Mei 2012 pukul 11.00 WIB. Selama karantina peserta didik belajar dan melaksanakan segala kegiatan termasuk tidur di sekolah, di ruang yang telah disediakan. Ruang kelas yang biasanya dipergunakan untuk pembelajaran kelas I-V, sekarang dipergunakan sepenuhnya untuk kegiatan karantina, kelas I-V belajar di rumah selama 3 hari.

Pengampu mapel dalam karantina adalah guru SD Negeri 03 Pododadi yang telah diputusakan sebagai guru mapel dalam mensukseksan Ujian Nasional. Mereka datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sekolah, dengan rencana, metode dan model pembelajaran yang telah dirancang masing-masing guru pengampu. Untuk mapel Bahasa Indonesia diampu oleh Ibu Dwi Ani Susiwi, S.Pd.SD(guru kelas VI), mapel Matematika diampu oleh Bapak Kusnaryo (Kepala Sekolah), dan mapel IPA diampu oleh Ibu Mustinah, S.Pd.SD (guru kelas V).
Kegiatan inilah sebagai rasa TANGGUNG JAWAB guru profesional. Sukses untuk guru profesional.

Rabu, 02 Mei 2012

MENDETEKSI KUSTA

Kusta adalah suatu penyakit menular. Penularan kusta melalui sentuhan langsung dengan penderita. Namun dari petugas Puskesmas menjelaskan bahwa kusta merupakan penyakit menular urutan ke 100.
Penyakit Hansen atau Penyakit Morbus Hansen yang dahulu dikenal sebagai penyakit kusta atau lepra adalah sebuah penyakit infeksi kronis yang sebelumnya, diketahui hanya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.Penyakit ini adalah tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi dan mukosa dari saluran pernapasan atas; dan lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar.[5] Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan mata. Tidak seperti mitos yang beredar di masyarakat, kusta tidak menyebabkan pelepasan anggota tubuh yang begitu mudah, seperti pada penyakit tzaraath.
 Manifestasi klinis dari kusta sangat beragam, namun terutama mengenai kulit, saraf, dan membran mukosa.


Penyebab 
 Mycobacterium leprae adalah penyebab dari kusta.[5] Sebuah bakteri yang tahan asam M. leprae juga merupakan bakteri aerobik, gram positif, berbentuk batang, dan dikelilimgi oleh membran sel lilin yang merupakan ciri dari spesies Mycobacterium.[10] M. leprae belum dapat dikultur pada laboratorium.
 Di SD Negeri 03 Pododadi
Setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, SD Negeri 03 Pododadi menerima tamu dari Puskesmas Karanganyar. Beliau-beliau mendapat tugas untuk mendeteksi dini penyebaran penyakit kusta di Pododadi.
Pemeriksaan pun dilaksanakan, dengan hasil tidak terdeteksi adanya penyakit kusta.
Kemudian pemeriksaan dilanjutkan pada warga masyarakat desa Pododadi.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Juara II Lukis di Festival seni Kecamatan

Juara III Bulutangkis POPDA tk Kecamatan
Selamat hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2012, Semoga semangat para pendidik semakin meningkat sehingga dalam mendidik, membina dan membimbing peserta didiknya semakin optimal.

Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional SD Negeri 03 Pododadi melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah.Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Kepala Sekolah.
Dalam upacara memperingati hari Pendidikan Nasional tersebut juga diserahkannya piala bagi peraih II lomba festival seni tingkat kecamatan Karanganyar atas nama Khomsatun Natasya, juara III bulu tangkis tingkat Kecamatan Karanganyar atas nama Fatih Karim Zidan.

Selamat kami ucapkan dan semoga semakin meningkatkan prestasi masing-masing yang akan semakin mengharumkan nama SD Negeri 03 Pododadi berprestasi dalam segala bidang. Selamat juga kami sampaikan kepada pembina seni lukis Mustinah, S.Pd.SD dan pembina bulutangkis Goro Mundiarti semoga dapat meningkatkan semangat dalam membina peserta didiknya masing-masing. Pengalaman adalah guru yang paling baik.

Oleh  : Mustinah, S.Pd.SD

Jumat, 06 April 2012

Siswa Berprestasi

Kembali SD Negeri 03 Pododadi menorehkan tinta kemenangan pada lomba Siswa berprestasi yang diadakan oleh UPT Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar. Lomba Siswa Berprestasi adalah sebuah lomba yang diadakan dalam rangka menjaring siswa-siswi berbakat dan berprestasi. Lomba ini diadakan pada tanggal 31 Maret 2012, bertempat di SD Negeri 01 Legokkalong mulai pukul 07.30 sampai dengan selesai.
Yang  dinilai dalam lomba ini adalah : rata-rata rapor kelas IV dan V; piagam kejuaran yang dimiliki baik di tingkat kecamatan, kabupaten atau provinsi; tes tertulis materi Bahasa Indonesia, IPA, IPU, Matematika; wawancara kepribadian dan kepemimpinan; berpidato dan TIK; penemuan teknologi sederhana/hasil karya.

Pada lomba Siswa Berprestasi ini, SD Negeri 03 Pododadi mengirimkan 2 siswa terbaiknya yaitu Khomsatun Natasya dan Tedi Irfansah. Berdasarkan persaingan ketat yang telah dilaksanakan oleh mereka berdua, yang dapat mencapai kejuaraan adalah Tedi Irfansah. Tedi Irfansah mencapai juara II Siswa Berprestasi Putra. Alhamdulillah.....
Tedi Irfansah Juara II Siswa Prestasi Tingkat Kecamatan
Selamat untuk Tedi Irfansah, dan untuk Khomsatun Natasya tidak usah putus asa. Jalan masih panjang dan marilah bersama bapak dan ibu guru untuk berjuang mengembangkan kemampuan diri, Ok.

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

Senin, 19 Maret 2012

Membuat Tempat Koran

Pembelajaran SBK (Keterampilan) di kelas V SD Negeri 03 Pododadi tentang membuat dari tali. Tali yang dipergunakan pada skesempatan ini adalah tali kur.
Alat dan Bahan :
  1. Tali kur 2 ikat
  2. gunting
  3. 2 ranting bambu ukuran 40 cm
  4. korek api
Cara membuat :
Membuat makrame tempat koran

Membuat makrame tempat koran
Tali kur dipotong sepanjang 100 cm. Tiap potongan tali ikatkan pada ranting bambu menggunakan simpul makrame yaitu kerajinan dengan simpul tali.

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD

Jumat, 02 Maret 2012

Lomba Cerdas Cermat

Juara II LCC tk Kecamatan
 Tahun pelajaran 2011/2012 UPT Dindikbud Karanganyar mengadakan lomba cerdas cermat. Pelaksanaan lomba cerdas cermat dalam rangka menggali potensi siswa-siswa cerdas tingkat SD di kecamatan Karanganyar yang nantinya akan diperlombakan pada cerdas cermat tingkat kabupaten.
Untukmu SD N 03 Pododadi

Pelaksanaan lomba cerdas cermat tingkat UPT Dindikbud Karanganyar pada hari Kamis tanggal 16 Februari 2012 bertempat di SD Negeri 01 Legokkalong. Dalam ajang tersebut SD Negeri 03 Pododadi ikut berperan aktif menyertakan 3 siswa-siswi andalannya untuk berlomba mengadu kecerdasan. Pada kesempatan ini siswa yang diajukan adalah kelas V atas nama Tedi Irfansah, Khomsatun Natasyah dan Utari Novitasari.

Berdasarkan hasil perlombaan di babak penyisihan, SD Negeri 03 Pododadi mencapai peringkat 3 sehingga masuk grand final. Dalam ajang grand final SD Negeri 03 Pododadi berhasil meraih peringkat 2 dengan selisih 2 soal jawaban benar dengan peringkat 1.
 
Terima kasih kami ucapkan kepada siswa-siswi peserta LCC yang telah berjuang meningkatkan diri ke jenjang yang lebih cerdas, tanpa perjuangan segala sesuatu tak mungkin terwujud. Rasa terima kasih juga kami sampaikan kepada bapak kepala sekolah, bapak ibu guru yang telah membimbing peserta didik dan bapak ibu wali murid atas doa, dorongan, bimbingan dan segala sesuatunya sehingga siswa-siswi SDN 03 Pododadi berhasil. Semoga bimbingan, arahan, perhatian serta doa selalu diterima oleh siswa-siswi SD Negeri 03 Pododadi sehingga terbuka lebar kesempatan untuk mengembangkan potensi diri semaksimal mungkin. Amiin.

Oleh : Mustinah, S.Pd.SD